Sponsor

Pages

Home

Wednesday, July 13, 2016

Curug Sanghyang Taraje wisata tersembunyi di Kab. Garut

Garut memang tidak ada habisnya menyajikan keindahan alam dan sekitarnya yang luar biasa. Kawasan selatan dengan kontur tanah berbukit dan pantai-pantai berpasir putih, menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kabupaten yang termasuk dalam Provinsi Jawa Barat ini. Namun tidak banyak yang tahu di balik bukit-bukit hijau kabupaten yang dijuluki Swiss Van Java ini banyak menyembunyikan air terjun cantik yang masih jarang dikunjungi. Salah satunya adalah Curug Sanghyang Taraje yang terletak di Kampung Kombongan, Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan.



Dalam bahasa Sunda, taraje berarti tangga. Mitos yang dipercaya oleh masyarakat setempat adalah konon Curug Sanghiang Taraje ini dahulunya pernah digunakan sebagai tangga oleh Sangkuriang untuk mengambil bintang di langit atas permintaan kekasihnya, Dayang Sumbi yang merupakan ibu kandungnya sendiri.
Di area Curug Sanghyang Taraje terdapat sebuah batu berbentuk tapak raksasa. Menurut legenda yang beredar, tapak raksasa itu merupakan tapak Sangkuriang. Sedangkan di bawah curug terdapat batu yang konon dipercaya sebagai tempat menyimpan bintang Sangkuriang yang dijaga oleh belut raksasa, katanya belut raksasa tersebut sering menampakkan dirinya kepada masyarakat setempat.Terlepas dari legenda atau mitos yang tidak tahu benar atau tidaknya, Curug Sanghiang Taraje memiliki panorama alam yang mempesona, indah dan menakjubkan yang mungkin tidak dapat ditemukan di tempat wisata lainnya.Pemandangan alami di sekitar Curug Sanghyang Taraje yang dikelilingi pepohonan hijau membuat suhu udara di  kawasan tempat wisata ini sejuk dan airnya dingin sehingga Curug Sanghyang Taraje sangat cocok untuk melepaskan kepenatan dari aktifitas sehari-hari dan hingar bingar suasana perkotaan.

RUTE MENUJU LOKASI

Curug Sanghyang Taraje Terletak di Kecamatan Pamulihan, Desa Pakenjeng. Daerahnya merupakan Perbukian dan Lembah. Disana akan melewati Objek Wisata lain, yaitu Curug Orok.  Curug Sanghyang Taraje terletak kurang lebih 10 KM dari Curug Orok. lalu akan bertemu dengan Desa Cisandaan. dipertigaan ambil belok kanan. dari Garut sampai Cisandaan Jalannya lumayan Bagus dan banyak tikungan dan jalannya bergelombang.  dari Cisandaan menuju Lokasi jalannya lumayan menantang..  (tikungan Tajam, jalan agak rusak sedikit, melewati pepohonan ) dan berakhir di Desa Pakenjeng...
dari Desa Pakenjeng, anda akan melewati Jalan yang lumayan extreme (jalan yang agak rusak, hanya mampu masuk 1 mobil, turunan tajam disisi kanan jurang yang sangat dalam)  untuk menuju ke lokasi...

Untuk menuju ke Curug Sanghyang Taraje, bisa dilalui dengan kendaraan roda dua. (Lebih nyamannya sihh pake kendaraan Roda Dua) Rute dari Garut kota menuju Cikajang.  sebelum ke kec.cikajang, ada pertigaan ambil jalur kanan yang menuju ke Bungbulang. jadi jangan ambil jalur kiri (ke cikajang) karena akan mengarah ke Pantai Santolo di Pameungpeuk. jadi jangan sampai salah arah..   heheee
atau alternatif menggunakan angkutan umum dari Terminal Guntur menuju lokasi curug dengan (Elf) Jurusan Garut-Bungbulang dan turun Kec.Pamulihan (setelah turunan yang tajam + tikungan) lalu belok ke Kanan yang menuju arah ke Desa Pakenjeng...



LOKASI CURUG

Setelah Perjalanan jauh dari Garut kota ke Lokasi curug, perjalanan yang sungguh menantang akan terbayar dengan pemandangan dan keindahan alam yang berada disekitar Lokasi Curug Sanghyang Taraje serta udara yang masih asri dan sejuk :D 

_*> bila kurang bekal tuk ngemil sambil menikmati pemandangan Curug Sanghyang Taraje, tenang saja.. disamping pos yang kosong ada warung makanan yang siap melayani tuk ngemill selama berada di Lokasi...  :D






2 comments: